Tampilkan postingan dengan label inspiratif. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label inspiratif. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 09 April 2016

Bacalah Doa Ini Jika Ingin Segera Punya Rumah Sendiri



Diriwayatkan dari Al-Habib Tohir Alkaff, beliau mendapatkan dari Al-Habib Thohir bin Muhammad bin Sholeh Al-Hamid (Tanggul) doa agar dimudahkan segera memiliki rumah. Inilah doanya:
ﺍﻟﻠﻬﻢ ﺭﺏ ﺍﻟﺒﻴﺖ
ﺃﺳﺄﻟﻚ ﺑﺠﺎﻩ ﺃﻫﻞ ﺍﻟﺒﻴﺖ
ﺃﻥ ﺗﻴﺴﺮ ﻟﻲ ﺧﻴﺮ ﺑﻴﺖ
ﺣﺘﻰ ﻻ ﻧﻘﻮﻝ ﻳﺎ ﻟﻴﺖ
Allahhumma robbal bait. As aluka bijahi ahlil bait. An tuyassiro li khoiro bait. Hatta laa naquul yaa laiit.
Artinya:
"Ya Allah, Engkau pemilik baitullah Aku memohon dengan wasilah ahlil bait rosulallah Agar Engkau mudahkan untukku sebaik-baiknya rumah. Sehingga aku tidak mengucap seandainya aku punya rumah."
Insya Allah tidak sampai setahun kita sudah diberi rezeki rumah. Jangan lupa biasakan memberi sedekah untuk anak yatim minimal memberinya sekedar jajan dan usap kepalanya dengan penuh kasih sayang.
Ijazah dari Habib Zayn bin Smith.

Alhamdulillah sebulan sudah istiqomah berhijab syar'i, bisa mengajar iqro, membaca Alquran, rajin mengaji, rutin kajian.


Bismillah..
Sebulan sudah mualaf Fitriya Zuhdah (d/h Melissa Oentoro) berhijab coklat sebelah AA Gym, mondok bersama 40 mualaf akhwat di Daarut Tauhiid, Bandung.
Alhamdulillah sebulan sudah istiqomah berhijab syar'i, bisa mengajar iqro, membaca Alquran, rajin mengaji, rutin kajian.
in syaa Allah besok Ahad siang dibulan Rajab ini akan Ijab dengan ikhwan fillah kita bernama Dennis Yudha Lesmana (baju koko putih sebelah saya).
In syaa Allah bisa menjadi imam yang baik, meski hitam kulitnya tapi putih hatinya, muslim yang sholeh dan sepadan dengan Fitriya Zuhdah.
Ma syaa Allah.. pernikahan ini adalah bukti cinta Alloh melebihi cinta ibu pada anaknya, dan tiada balasan dari mencintai dan menikah karena Allah selain ridho Allah dunia dan akhirat.
Pernikahan adalah ibadah yang dilandasi niat suci, kebulatan tekad, doa dari keluarga dan sahabat agar halal hidup bersama dengan rukun harmonis dan bahagia.
Keduanya wajib menjunjung tinggi hak dan kewajiban masing -masing, saling cinta, saling kasih mengasihi, saling menghormati dan memuliakan, saling mengingatkan untuk selalu taat dan beribadah kepada Allah sesuai tuntunan Rasulullah. Menikah untuk bersama menuju jannah..
Banyaknya masalah bukan halangan untuk menikah, yakin Allah akan tolong dan cukupkan in syaa Allah rumah tangga yang menikah karena Allah itu sakinah, mawadah dan rohmah.. semoga kita semua dimudahkan Allah mewujudkan keluarga bahagia dalam kehidupan Islami..
Semoga pernikahan ini bisa menjadi ikhtiar dan bukti ketaatan pada Allah, membangun rumah tangga demi menjaga amanah Allah dan menyempurnakan separuh agama demi taqwa, bukan menikah karena fisik, bukan karena harta, bukan karena kedudukan atau alasan dunya lainnya..
Syukron jazakumullah khair wa barakallahu fiikum ikhwah fillah khususnya keluarga besar Mualaf Center Indonesia, keluarga besar Majelis Dzikir Az Zikra dan keluarga besar Daarut Tauhiid juga semuanya yang tidak bisa saya sebutkan semua namanya disini. Semoga Allah balas kebaikan antum dengan kebaikan yang berlipat pula.
camkanlah hadits Imam Thabrani ini:
bahwa siapa menikah karena kedudukan maka Allah menambah kerendahan baginya
siapa menikah karena harta maka Allah menambah kemelaratan baginya
siapa menikah karena keturunan maka Allah menambah kehinaan baginya.
Karenanya mari segerakan menikah untuk meraih cinta Allah karena menjalankan sunnah Rasulullah Shallallahu Alaihi Wassalam, mendapat keturunan yang shalih dan mendoakan kita juga meneruskan ibadah kita pada Allah sesuai tuntunan dan teladan Nabi Muhammad, menjaga dari perbuatan keji dan zina, melahirkan mujahid mujahidah, mewujudkan rumah tangga sakinah mawaddah dan rohmah dalam keterbatasan kelemahan dan kekurangan kita..
Rasulullah Muhammad Shallallahu Alaihi Wassalam pernah bersabda,"menikahlah karena aku akan membanggakan kamu dihadapan umat umat yang lain nanti di hari kiamat."
Kita doakan bersama pasangan ini:
Allahumma, ya Allah berkatilah keduanya dengan hidup yang penuh kebahagiaan dunia dan akhirat, jadikan mereka keluarga yang Sakinah, Mawaddah dan Rahmah, anugerahkan keduanya keturunan yang saleh, yang beribadah dan berbakti hanya kepada-Mu serta jauhkan dari azab neraka. Aamin
sekiranya berkenan silakan ikhwah fillah di Bandung hadir di akad nikah ini.. Barakallahu fiikum..

https://web.facebook.com/kristiantohanny/posts/1708391202779636

Pemuda Ini Masuk Islam setelah Patung Tuhannya Dibuang ke Tempat Sampah


Prosesi ikrar syahadat di Masjid Al Ittihad 1 April 2016 (Jurnalmuslim.com)

Peristiwa yang mirip dengan kisah Amr bin Jamuh terjadi di Indonesia, baru-baru ini. Jika Amr bin Jamuh masuk Islam setelah mengetahui berhala yang ia sembah terikat bangkai anjing di tempat sampah, pemeluk Budha asal Medan ini masuk Islam setelah patung Tuhannya pecah dan dibuang ke tempat sampah.

Pemuda yang kemudian mendapat nama Muslim Muhammad itu mengikrarkan dua kalimat syahadat pada 1 April 2016, usai Shalat Jum'at di Masjid Al Ittihad, Jl. Tidar Bukit Permai, Cibubur, Daerah Khusus Ibukota Jakarta.

Kisahnya mendapatkan hidayah bermula saat ia tinggal di rumah pamannya di Jakarta. Ketika membersihkan patung Budha, tanpa sengaja ia menjatuhkan Patung Budha tersebut dan memecahkannya. Lantas ia disuruh untuk membersihkan tempat patung itu dan membuang Patung Budha ke tempat sampah.

"Saat itu juga ia mulai berpikir, bagaimana mungkin Tuhan dicampakan dan dibuang ke tempat sampah? Adalah sebuah penghinaan terhadap Tuhan kalau ia ditempatkan di tempat hina semacam itu,” kata Mashudi, jama'ah Shalat Jum'at Masjid Al Ittihad, seperti dikutip Jurnalmuslim.

Setelahnya, pemuda tersebut mencari kebenaran. Ia lantas belajar Islam dan mendapatkan hidayah. [Ibnu K/Bersamadakwah]

Sabtu, 02 April 2016

Warung Ini Gratis Selamanya untuk Penghafal Quran



Sebuah langkah mulia dicetuskan oleh Cak Sadi, seorang pemilik warung kopi di Kawisanyar, Kecamatan Kebomas, Kabupaten Gresik. Menyadari banyak pesantren di daerah berjuluk kota santri itu, ia menggratiskan kopi selamanya untuk para penghafal Quran.

“Hafal Al Quran Gratis Ngopi Selamanya," demikian tertulis di depan warung kopi Cak Sadi.

Baca juga: Tak Kuat Menahan Sakit, Mata Balita Itu Kini Sebesar Bola Pingpong

Menurut Cak Sadi, seperti dilansir Inigresik, ia sengaja menggratiskan kopi selamanya untuk para hafizh Quran karena ia senang dengan para penghafal Quran. Mereka menjadi inspirasi tersendiri bagi Cak Sadi.

Layanan gratis Cak Sadi telah dirasakan oleh sejumlah penghafal Quran. Menurut pemilik warung yang berlokasi di blok 8 Kawisanyar tersebut, beberapa penghafal Quran termasuk dari pondok pesantren belakang warung tersebut telah menikmati layanan gratisnya. Cak Sadi tidak ingat betul berapa hafizh yang telah berkunjung di warungnya yang berusia 1,5 tahun itu.

Baca juga: Ingin Hamil Anak Laki Laki? Coba Lakukan Tehnik ini!

Jumat, 01 April 2016

Ingat Foto Viral Bocah "Penyihir" yang Ditolong Bule Bertatto Ini? Lihat Kondisinya Sekarang!


Anja Ringgren Loven menyelamatkan seorang anak di Nigeria yang dituduh sebagai penyihir

Anda ingat dengan foto di atas, foto seorang anak kecil berkulit hitam bertubuh sangat kurus yang diberi minum oleh seorang bule bertatto. Foto itu telah menjadi viral di sosial media, dan menyebar ke seluruh dunia.
Foto itu adalah seorang anak di Nigeria yang diberi minum oleh Anja Ringgren Loven yang merupakan pendiri Yayasan Pembangunan dan Pendidikan Anak Afrika.
Serangkaian foto-foto bocah yang diberi nama Hope ini telah menjadi viral setelah diposting di facebook oleh Anja. Delapan minggu kemudian, kondisi terbaru bocah ini kembali oleh Anja namun bocah ini sudah tampak sangat berbeda.
asfadfdasf
"Saya telah melihat banyak (peristiwa itu) di sini di Nigeria selama 3 tahun terakhit," terangnya.
Peristiwa yang ia maksud adalah anak-anak kecil yang dituduh oleh masyarakat setempat sebagai seorang penyihir.
Dikatakannya, ada ribuan anak-anak dituduh sebagai penyihir dan ia menyaksikan dengan matanya sediri penyiksaan, ketakutan hingga kematian anak-anak yang dituduh sebagai penyihir ini.
Perjuangan dan usahanya tak sia-sia, bocah kecil bernama Hope yang dituduh sebagai penyihir ini tumbuh dengan sehat. Ia tampak sangat berbeda ketika ia pertama kali diselamatkan Anja.
Saat pertama ditemukan oleh relawan asal Denmark ini, kondisi Hope sangat mengenaskan. Ia hidup di jalanan, kekurangan gizi dan sakit cacingan.
Sekarang delapan minggu kemudian, Anja Ringgren Loven baru saja memposting foto-foto kondisi Hope saat ini. Dia menungkapkan, anak yang ia adopsi ini tampak sehat dan bahagia.
Sumber:Tribunnews

Masih Malas Dzikir? Kisah Ini Akan Membuat Anda Tercengang



Sungguh aneh makhluk bernama manusia ini. Maunya banyak, tapi malas melakukan ibadah. Jangankan yang sunnah-tidak berdosa jika ditinggalkan-bahkan yang wajib pun sering ditinggalkan dengan satu dan banyak alasan.
Lebih aneh lagi jika manusia itu beragama Islam, namanya islami, dan hidup di lingkungan mayoritas Muslim. Namun, apa yang dia lakukan jauh dari apa yang diajarkan oleh Islam yang mulia.
Dzikir, misalnya, menjadi satu dari sekian banyak ibadah yang jarang dilakukan oleh kebanyakan kaum Muslimin. Padahal, dzikir tidak seperti shalat yang harus dikerjakan di waktu-waktu tertentu dan batal jika dikerjakan di luar masanya.
Dzikir juga berbeda dengan puasa yang harus dilakukan sejak fajar hingga matahari terbenam, dalam rentang waktu yang panjang-hitungan jam atau puluhan jam. Dzikir bisa dikerjakan kapan saja, bahkan jika hanya dilakukan dalam dua menit yang kita miliki atau kurang dari itu. Boleh terputus, tidak harus disambung terus menerus.
Dzikir juga berbeda dengan haji. Jika hendak berhaji, kita harus memiliki uang puluhan juta, fisik yang sehat, dokumen seabreg, dan syarat lainnya bahkan waktu yang lama-berhari-hari hingga hitungan bulan.
Tapi, begitulah manusia. Penuh salah, sarat keliru, tidak ada yang menjamin surga baginya, tapi malas-malasan dalam melakukan berbagai jenis ibadah yang wajib atau sunnah.
Diriwayatkan oleh Ibnu Rajab al-Hanbali, sahabat mulia Muadz bin Jabal Radhiyallahu ‘anhu senantiasa membaca tasbih sebanyak 10 ribu setiap hari sepanjang usianya.
Sahabat mulia Abu Hurairah yang paling banyak meriwayatkan hadits juga senantiasa membaca tasbih, berdzikir kepada Allah Ta’ala, sebanyak 12 ribu setiap hari. Jika dibagi rata tanpa tidur, dalam satu jam beliau meluangkan waktunya untuk bertasbih sebanyak lima ratus kali hingga selesai 12 ribu kali dalam dua puluh empat jam.
Lebih banyak lagi, ada nama Imam Khalid bin Ma’dan. Dikisahkan oleh Dr ‘Aidh al-Qarni, Imam Khalid bin Ma’dan senantiasa membaca tasbih sebanyak 100 ribu kali dalam sehari.
Sungguh, kita memiliki banyak teladan dalam hal ibadah dzikir ini. Ada begitu banyak orang-orang shalih dari kalangan sahabat, tabi’in, tabi’ tabi’in, dan ulama Rabbani yang senantiasa memanfaatkan waktunya untuk menyebut, memuji, dan mengagungkan nama Allah Ta’ala.
Jika tiga nama dalam kisah ini saja amat sukar disaingi, tidakkah kita merasa malu?
Wallahu a’lam. [Pirman/Kisahikmah]

Rabu, 30 Maret 2016

Pengabdian Seorang Anak Kepada Ibunya yang Buat Netizen Terharu


Cinta sejati mungkin saja begitu pas untuk melukiskan kondisi ibu dan anaknya ini. Sungguh satu dedikasi seseorang anak pada ibunya.

Bila kita saksikan pada photo di atas, tampak seseorang anak yang mempunyai kekurangan fisik, yakni ia tak mempunyai ke-2 tangan.

Disamping itu, ibunya sangatlah tua, mungkin saja juga telah lumpuh serta tak dapat jalan. Bahkan juga untuk bangun saja telah
sulit.

            Content Image

Tetapi, anak ini tak tinggal diam.

Dengan semua keterbatasannya, ia menyuapi ibunya dengan kasih sayang.

Walau tak mempunyai ke-2 tangan, ia menyuapi ibunya dengan mulutnya. Baginya, tak ada kata menyerah, yang terutama ibunya dapat makan serta tak sakit.

Diluar itu, ia juga menjaga ibunya, memandikannya serta selalu

menjaganya sewaktu ibunya tertidur. Semuanya ia kerjakan seseorang diri, tidak ada rasa mengeluh sedikitpun.

Bayabgkan saja, dengan semuanya keterbatasannya, ia tetaplah ikhlas kerjakan semua seseorang diri. Banding dengan kita yang senantiasa mengeluh bila diminta-suruh oleh orang-tua kita.

Cerita ini pastinya begitu menyentuh hati beberapa orang, khusunya untuk kita yang mempunyai anggota badan yang normal.

Bagaimana, telah sempatkah kita menyuapi ibu kita saat beliau sakit??


SUMBER: Facebook