Tampilkan postingan dengan label breaking news. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label breaking news. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 09 April 2016

Roy Suryo Bongkar Ada Bir Di Dinner Bareng Ahok, Pendukung Ahok Sewot



Roy Suryo membongkar sesuatu di balik makan malam Ahok dengan 20 orang yang disebutnya “Seleb Tweet.” 

Meskipun foto yang beredar biasa-biasa saja, Roy Suryo menilai foto tersebut sudah disetting untuk dirilis ke publik. Roy Suryo justru menemukan foto natural yang menunjukkan ada bir dalam makan malam tersebut.

“Tweeps, Ini wajah-wajah "Pegiat MedSos", Silakan dicermati @KPK_RI Ada 2 foto, 1 di-setting, 1 candid. Bedanya?,” tulis Roy Suryo melalui akun @krmtroysuryo, Sabtu (9/4/2016). 

Cuitan Roy Suryo itu membuat pendukung Ahok sewot.



“Gue siapin 200 ribu perak buat beli pulsa bagi siapapun yg bisa jelasin arti twit si kermit ini.. pasti kode zionis,” kicau akun @kurawa, penyebar foto makan malam “settingan” versi Roy Suryo.

“Gue yakin roy sukro itu mahluk dari dunia lain.. twit2 dia penuh kode enkripsi sangat berkelas.. perlu 10 gelas long island utk pahami,” tambahnya. 

“Gue minum bir, sementara Ahok minum susu. Roy Suryo bilang kita mabuk-mabukan dan dia lapor ke KPK. Siapa coba yang ngaco?” kicau @hotradero, salah satu peserta makan malam bareng Ahok. [Siyasa/Tarbiyah.net]

Kamis, 07 April 2016

Kabar Gembira Bagi PNS, Gaji ke 14 akan Cair Sebelum Lebaran


Kabar Gembira Bagi PNS, Gaji ke 14 akan Cair Sebelum Lebaran

Menteri PAN dan RB, Yuddy Chrisnandi berjanji gaji ke 14 akan dicairkan segera sebelum Hari Raya Idulfitri. Hal itu disampaikannya saat berkunjung ke Kabupaten Batang, saat pembekalan Aparatur Sipil Negara (ASN), Rabu (6/4).
‎"Selain menerima gaji ke 13, ASN juga akan menerima gaji ke 14 yang akan diberikan sebelum hari raya,‎" ujar dia
Bahkan, pihaknya sudah bekerja sama dengan Kemenpera agar diberikan kemudahan dalam memperoleh perumahan bagi ASN. ‎‎
Yuddy menyampaikan, semua pemimpin daerah harus memiliki visi dan misi yang sama yaitu meningkatkan kesejahteraan, pelayanan masyarakat dan perencanaan-perencanaan yang terpadu.
"Keberhasilan pemimpin daerah harus bisa terukur dengan menurunnya angka warga yang menganggur, yang sakit, dan miskin berdasarkan data yang transparan," ujar dia.
Pemerintah daerah, dinilai harus mempunyai visi yang dapat dijabarkan secara terhubung dalam rangka meningkatkan kesejahteraan rakyat secara berkualitas dan akuntabilitas.
Anggaran APBD Pemkab Batang yang kurang lebih Rp 1,7 triliun, merupakan amanah yang harus dipertanggungjawabkan.
"Pastikan semua instansi yang berhubungan dengan pelayanan terhadap masyarakat harus memiliki kesadaran untuk melayani yang terbaik," ucap dia. (tribunjateng/raf)

Senin, 04 April 2016

Ini Jawaban Terbaik Atas Pertanyaan Ade Armando “Bukankah Matahari Itu Diam?”



Dosen Universitas Indonesia (UI) yang dikenal sebagai tokoh liberal, Ade Armando, mempertanyakan mengapa Surat Yasin menyebut matahari berjalan di tempat peredarannya, sedangkan menurutnya, matahari itu diam.

“Ini tulus bertanya: kenapa ya dalam surat Yasin (38) dalam Quran dibilang 'matahari berjalan di tempat peredarannya'? Bukankah, matahari itu diam?” tulis Ade Armando di akun Facebook pribadinya, Ahad (3/4/2016) malam.

Baca juga: Koper Terbawa ke Rumah Jokowi, Pria Ini Kaget dengan Perilaku Ibu Negara


Ayat yang dimaksud oleh Ade Armando adalah sebagai berikut:


وَالشَّمْسُ تَجْرِي لِمُسْتَقَرٍّ لَهَا ذَلِكَ تَقْدِيرُ الْعَزِيزِ الْعَلِيمِ

“Dan matahari berjalan di tempat peredarannya. Demikianlah ketetapan Yang Maha Perkasa lagi Maha Mengetahui” (QS. Yasin: 38)

Beragam jawaban pun membanjiri akun FB Ade Armando. Mulai dari penjelasan ilmiah, mencantumkan referensi dari NASA, hingga komentar bernada protes yang menyayangkan setingkat dosen UI bertanya hal seperti itu.

Dari ratusan jawaban dan komentar, satu jawaban dari TB Nazmudin bisa disebut sebagai jawaban terbaik. Ade Armando pun memberikan apresiasinya atas jawaban ini.
“Baik, Pak, saya akan coba jawab juga --dengan tulus.

Baca juga: Kenali Ciri Wanita yang Salatnya Tidak Diterima Allah


Baru saja kemarin sore saya ke Gramedia beli buku ensiklopedia junior "Alam Semesta" untuk anak saya yang berumur 5 dan 4 tahun. Dan tadi malam saya membacakannya untuk mereka berdua sebelum tidur.

Well, saya bukan orang berlatar belakang eksakta. Tapi, dari buku untuk anak-anak tersebut saya menjadi faham bahwa matahari juga berotasi pada sumbunya, 24 hari di bagian khatulistiwanya dan 31 hari di bagian kutubnya. Ini dapat difahami karena materi matahari bukan hanya terdiri dari zat padat melainkan gas-gas panas dan sebagainya. Bahkan rotasi di permukaan dengan di bagian dalamnya (inferior) matahari pun berbeda-beda.

Kemudian, matahari dan anggota tata suryanya --sebagai bagian dari Galaksi Bima Sakti-- juga beredar (berevolusi) mengelilingi pusat Galaksi Bima Sakti. Dimana perkiraan perhitungan para astronom diperlukan waktu 230an juta tahun bagi matahari dan anggota tata suryanya berevolusi mengelilingi pusat galaksi.

Ini baru pergerakan di dalam satu galaksi. Belum lagi pergerakan antar galaksi, interstellar dan seterusnya.

Jadi, Pak, matahari itu tidak pernah "diam" atau "diam di tempatnya". Dari dulu sejak zaman Galileo, Copernicus dan seterusnya, para ilmuwan tidak mengatakan matahari itu "diam". Bahkan ketika sebelumnya mereka keliru berhipotesis bahwa Bumi adalah pusat tata surya dan semesta.

Baca juga:

Subhanallah. . Ternyata Ini Orang Indonesia Pertama yang Pernah Menjadi Imam Besar di Masjidil Haram



Sekali lagi, saya bukan ahli astronomi dan bukan pula ahli kitab suci. Tapi, saya "membaca". Dan dari situ saya memahami, sebenarnya tidak ada kontradiksi antara teori-teori science tentang rotasi dan evolusi matahari dengan Surat Yaasin ayat 38.” [Ibnu K/Tarbiyah.net]

Sabtu, 02 April 2016

Turis Rusia Tewas Dimakan Buaya di Raja Ampat


Sergey Lykhvar, turis Rusia ditemukan tewas (Daily Mail)

Turis Rusia, Sergey Lykhvar dikabarkan menghilang. Ia ditemukan empat hari setelah dinyatakan hilang.
Baca juga: Ups, Ada Suara Mendesah di Kokpit, Lion Air Diadukan ke Dephub
Sergey ditemukan sudah tak bernyawa karena dimakan buaya di perairan Raja Ampat. Ia dinyatakan hilang pada 26 Maret 2016. 
Seperti dilansir dari Daily Mail, tubuh pria berusia 37 tahun ini ditemukan tewas dengan sejumlah bekas gigitan. Satu tangannya hilang, dan juga terdapat gigitan di pinggul krinya. 
Menurut sepupu Sergey, Elena Lykhvar, pihaknya telah menghubungi Kementerian Luar Negeri Rusia dan juga Kedutaan Besar Indonesia di Moskow untuk mengurus kepulangan jenazah Sergey . 

Menurut laporan, demi menikmati sejumlah wisata populer di Indonesia, Sergey dikabarkan meninggalkan pekerjaannya. Dari sejumlah foto yang beredar, Sergey terlihat berpose di sejumlah tempat wisata di Bali. (Viva)

Rabu, 30 Maret 2016

Ini Penampakan 2 Gepok 'Uang Damai' Dari Densus 88 Untuk Keluarga (Alm) Siyono



Kasus kematian Siyono (39), warga Dusun Brengkungan, Desa Pogung, Kecamatan Cawas, Klaten, Jawa Tengah, sampai sekarang masih gelap dan senyap. Pihak Densus 88 menyatakan Siyono meninggal setelah melakukan perlawanan saat dibawa Densus 88.

Siyono ditangkap Densus 88 saat berzikir di masjid usai melaksanakan shalat magrib pada Selasa (8/3/2016). Saat ditangkap Siyono dalam keadaan sehat. Namun setelah itu, Siyono yang dianggap sebagai terduga teroris itu dipulangkan dalam kondisi sudah wafat. Pihak Densus 88 mengklaim, Siyono meninggal akibat kelelahan saat melakukan perlawanan di dalam mobil.


Namun dibalik itu, ternyata terdapat sejumlah uang yang diserahkan Densus 88 kepada keluarga korban saat mengantar jenazah Siyono.

Berikut penuturan Mustofa Nahrawardaya, salah seorang pengurus PP Muhammadiyah yang mendampingi keluarga korban pada Selasa (29/3) melalui akun Twitternya @TofaLemon:

01. Ass, Dijadwalkan kel. Alm. Siyono yg meninggal saat di bawa Densus 88, akan mendatangi PP @muhammadiyah  di Jogja hari ini. 

02. Kedatangan kel. Alm. Siyono adalah dalam rangka silaturahim & ingin mengucapkan terimakasih atas dukungan @muhammadiyah,

03. Kedatangan mereka juga akan melaporkan adanya upaya pemberian uang damai dari Densus berupa gebokan uang setebal ± 15 CM. 

04. Uang tersebut diberikan saat serah terima jenasah almarhum, dan hingga kini belum dibuka. Hari ini akan dibuka dan dihitung. 

05. Saat penghitungan nanti, akan disaksikan oleh segenap Pimpinan PP @muhammadiyah dan Komnas HAM, Kel & Lawyer. 

06. Selain penghitungan uang gebok setebal ± 15 CM, juga akan dibahas langkah2 hukum lainnya demi keadian dan kemasalahatan umat. 

Selanjutnya, Mas'ud Izzul melalui akun Twitternya @el_faridy memposting foto penampakan dua gepok uang dari Densus 88:

Hari ini, 29/3, keluarga Almarhum Siyono ke PP Muhammadiyah. Menyampaikan terima kasih atas kepedulian Muhammadiyah. Keluarga Almarhum Siyono ke PP Muhammadiyah agar tidak ada lagi intimidasi.

Salah satu agenda keluarga Almarhum Siyono di PP Muhammadiyah, menghitung uang yang dikasih Densus88. Uang itu dua gepok, belum dibuka. Dikasihkan oleh Densus88 saat kematian Siyono. Untuk apa ya? 

Ini penampakan 2 gepok uang untuk keluarga almarhum Siyono pemberian Densus88.


Ustadz Yusuf Mansur Siap Maju di Pilkada DKI Jakarta Lewat Jalur Independen



Ustadz Yusuf Mansur menyatakan diri siap maju dalan Pilkada DKI Jakarta. Didampingi sang istri, pendiri Pondok Pesantren Darul Qur'an ini mengungkapkan strateginya untuk maju Pilkada DKI Jakarta 2017.

Dalam tayangan televisi swasta nasional, Senin (28/3/2016) ustadz Yusuf yang dikenal sebagai ustadz sedekah tersebut, menyatakan diri akan maju melalui jalur independen.

"Nanti insyaallah akan ada kejutan. One day (sehari) pada hari Jumat, selepas Shalat Jumat akan ada pengumpulan fotokopi KTP serentak. Insyaallah terpenuhi dan hari Sabtu kita mendaftar ke KPU," kata Ustaz Yusuf Mansur berpeci dan didampingi istrinya yang mengenakan jilbab hitam, dikutip Tribunnews.

Ingin Jadikan Jakarta Mendunia

Diberitakan Republika Online, Ustadz Yusuf Mansur mengungkapkan impiannya untuk memajukan DKI Jakarta menjadi kota yang sangat populer di dunia. Bahkan, ia mengaku memiliki harapan besar agar Jakarta mampu mengalahkan ketenaran dari kota-kota, seperti Paris dan New York.

"Saya punya mimpi Jakarta lebih dikenal dari Paris dan New York, bukan mimpi gado-gado, ketoprak, dan rujak betawi mendunia," kata sang ustadz, Ahad (27/3).

Ia mengaku cukup banyak belajar dari keberhasilan makanan khas Thailand, tom yam, yang saat ini berhasil menjadi salah satu makanan yang mendunia. Menurut dia, keberhasilan tom yam mendunia merupakan bukti keberhasilan sebuah negara, yang pemerintahnya benar-benar bekerja.

Saat mendunia, Yusuf Mansur menuturkan, film-film produksi Hollywood yang populer, seperti Kungfu Panda, akan sering mengambil latar di Jakarta. Bahkan, sambil bercanda Yusuf mengatakan, bukan tidak mungkin film itu berlatar Jakarta, dengan kisah Po, sang karakter utama, yang tengah belajar membaca Alquran.

Terkait pencalonannya, Yusuf Mansur menegaskan tidak akan meminta dukungan dari partai-partai politik dan akan memilih jalur independen sebagai kendaraannya. Namun, ia tidak melarang saat ada partai politik yang nantinya memberi dukungan meski ia memilih jalur independen.

Waspada! Bila Melihat Koin Pada Handle Pintu Mobilmu, Ini Modus Kejahatan


Para pengguna mobil, kejahatan bisa terjadi dimana saja dan kapan saja. Salah satunya modus yang satu ini. Bila kamu menemukan koin yang dimasukkan ke dalam lobang pintu seperti gambar di bawah ini. Maka waspadalah! 

Content Image
Pencuri memiliki seribu satu cara untuk membobol milik mangsanya. Nah, ini dia modus baru yang digunakan para pencuri. Baca ulasannya di bawah ini ya 





Wah, hati-hati ya semuanya